Singing on the rain
5:20 PM. Hujan sudah lebih dari sejam-an mengguyur kuningan. Cuaca dingin, susu coklat panas, album Heaven of Love nya Ada Band, dan internet merupakan anugerah yg luar biasa sore ini. Jalan diluar tumben ngga semacet biasanya, terutama jalur ke arah mampang yg bottle neck di jalur depan kedubes australia yg ngga jelas mau dibuat apaan.
Lumayan hasil browsing di forumponsel mengupdate informasi seluler n gadget sambil mengutuk2 tarif GPRS GSM yg mencekik. Apa sudah saatnya berpindah ke fixed wireless atau CDMA, yang berarti investasi baru di CDMA phone atau bahkan PDA Phone yg CDMA. Sepertinya Audiovox Thera cukup menarik n harganya reasonable. Apalagi melihat review yg "luar biasa" dari mas yg satu ini http://www.reviewland.com/pdaphone-audiovoxthera.htm disertai screenshot yg eyecatching hehe.
Terlepas dari banyak nya kritikan atas site ini, menurut gw cukup menarik membaca pengalaman detail dr pemakai langsung. Sayang beribu sayang, audiovox ini cuma bisa isi nomor dengan inject, dan tidak bisa RUIM (pakai kartu chip yg biasanya ada pas beli paket perdana). N gosip2 yg beredar juga sistem inject ini sudah mulai di block untuk Flexi n StarOne. Bahkan ada beberapa yg pakai Fren juga sudah kena. Alasannya yah penerapan sistem A-Key baru utk mencegah duplikasi nomor. Berhubung inject itu masukin nomor dgn kode2 tertentu, which is bisa dilakukan di beberapa handset sekaligus, yg punya nomor pasca bayar pasti kebat kebit ngeliat tagihan bulanannya yg membengkak n tidak jelas juntrungannya. Audiovox yg untuk RUIM masih selangit harganya, tidak hanya sepintas mirip O2 IIs sampai harga2nya ikutan sama. Hmm.. harus didiskusikan dengan dewan pengatur moneter rumah tangga (baca: istri).
Akhirnya gw hari ini menyelesaikan juga trilogi Ju On (The grudge versi asli jepang) dengan ending yg menyebalkan. Si Mayako Eiki terlahirkan kembali menjadi anak perempuan. Di mulai dari kelahirannya yg menewaskan semua tim dokter, hingga menjadi anak kecil yg membunuh ibunya sendiri. So tipikal film2 horror asia. Digantung di akhirnya. Padahal kalau dipikir, kenapa mahluk halus dengan kebebasan dimensi dan ruang memilih untuk membatasi dirinya dalam objek fisik seperti tubuh manusia. Apa memang ada kaitannya dengan pemikiran beberapa aliran kepercayaan bahwa unrested spirit itu sebenarnya mencari peluang untuk terlahir kembali atau memang hanya trend di dunia halus untuk berpenampilan ala manusia
Anyway, walau begitu gw cukup senang bisa mengurangi daftar DVD yg belum tertonton di rumah (ketidak seimbangan terjadi disaat jam nonton itu 3 - 4 hari/minggu, sedang di akhir pekan saat nemenin bini belanja biasanya beli > 5 belum lagi belanja2 film korea romantis di evelyn di kantor :)). Yang jelas sekarang semua berpatokan dari imdb.com bila di rating bagus, berarti itu yang dipilih (walau pernah tertipu dengan film Harold & Kumar Go to White Castle yg garink nya super duper). Sekedar tips kl pada mau beli film, kl mau pasti film itu sudah original atau belum tanpa harus di test (biasanya ngetes DTS, gambar n subtitle) bisa cek dari imdb.com. Cari film yang diinginkan dan lihat halaman reviewnya, n lihat di sebelah kanan (Shop - yg ada bendera US, Canada, UK ama Jerman) tulisan DVD nya sudah muncul atau masih Grey out. Kl masih grey out, bisa dipastikan DVD yg beredar itu masih belum bagus. Wong master record nya ajah belum ada.
Ahh.. seruputan terakhir dari susu coklat yg sudah mendingin. Lagu penutup …
Malam kehadiran cinta sambut jiwa baru
Telah lama kutunggu hadirmu disini
Namun hanya ruang semu yang nampak padaku
Kerinduan yang mendalam terbitkan hasratku
Sambutlah tangan ini terima janjiku
Rasakan cinta yang tulus lewat aliran darahmu
Menyatu seiring dalam kasih
Reff :
Kau auraku ..
Pancarkan sepercik harapan
Datanglah merasuk menjelma
Meleburkan cinta
Kubawa kau terbang menembus awan yang beriring
Kembangkan senyuman
Bagai bunga .. bawa keindahan
Tak dapat kusangkal adanya dirimu yang selalu menaungi
Pikiran batinku ingin miliki hatimu
Takkan pernah terlepaskan
Kupersembahkan semua padamu